Desa Cigelam
Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta
Skrining TB 2026
UPTD Puskesmas Mulyamekar melaksanakan Skrining tuberkulosis (TBC) di Halaman Kantor Kepala Desa Cigelam pada hari Rabu tanggal 13 Mei 2026 mulai pukul 08:00 WIB sampai selesai, bertujuan pemeriksaan awal untuk mendeteksi kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis) pada individu, terutama untuk menemukan kasus secara dini pada kelompok berisiko. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi TBC laten atau aktif sebelum gejala parah muncul. Skrining dilakukan melalui wawancara gejala, pemeriksaan fisik, tes Mantoux, rontgen dada, atau tes darah.
Siapa yang Perlu Skrining TBC?
- Kontak Erat: Orang yang tinggal serumah atau sering berinteraksi dengan pasien TB paru.
- Kelompok Risiko Tinggi: Orang dengan sistem imun lemah (seperti HIV/AIDS), diabetes, atau lansia.
- Individu dengan Gejala: Mengalami batuk \(\ge \) 2 minggu, demam, keringat malam tanpa sebab, dan penurunan berat badan.
- Pekerja Lingkungan Berisiko: Tenaga kesehatan atau pekerja di tempat tertutup.
Jenis Tes Skrining Tuberkulosis:
- Tes Mantoux (Tuberculin Skin Test): Penyuntikan tuberkulin di kulit lengan bawah, reaksi dipantau 48–72 jam kemudian.
- Rontgen Dada (Thorax): Foto rontgen untuk melihat kelainan pada paru-paru.
- Pemeriksaan Sputum (Dahak): Pemeriksaan mikroskopis atau tes cepat molekuler.
- Tes IGRA (Interferon-Gamma Release Assays): Tes darah untuk mendeteksi infeksi TB.
Tujuan Skrining:
- Mendeteksi kasus TBC sedini mungkin agar pengobatan cepat dilakukan.
- Mencegah penularan yang lebih luas di masyarakat.
Mengurangi angka kematian dan komplikasi TBC.




SANAN
31 Desember 2025 19:43:27
Kapan Turun Sudah dibagikan pak .......